PRA TIMELINESS "Dia Segundo"

Assalamualaikum....

Untuk hari kedua ini,saya akui kalau saya datang terlambat. Saya juga sadar kalau saya yang memberitakan pada teman-teman untuk datang jam sekian dan di tempat sekian. Tetapi syukur saja teman-teman saya bisa menerima apa alasan saya sehingga terlambat kali ini. Saat saya datang,materi tengah berlangsung yang dibawakan oleh Kak Jimut dengan materi "Menembus Narasumber dan Wawancara". Dengan keadaan yang terburu-buru,saya juga bingung dengan harus senyum selebar-lebarnya atau kah meminta maaf karena terlambat. Tapi saya masuk juga didalam ruangan.

Terkadang sebuah alasan merupakan alat tangguh untuk menghindar dari segala emosi atau pun amarah yang ada,tetapi terkadang juga menjadi hal yang ditakuti karena alasan tersebut. Dan itulah yang terjadi,bukan karena saya takut tetapi karena memang ada urusan yang tidak bisa di hindarkan. Dalam penerimaan materi tersebut, awalnya saya tidak mengerti karena jelas saya terlambat dan saya juga tidak berani untuk bertanya dengan hanya mengandalkan kemampuan atas apa yang saya pernah dengar dan tahu. Tetapi,saya lebih ingin kalau saya bertanya memang benar-benar ada hal yang tidak saya mengerti atau bingung. Untuk itu saya hanya bisa menjadi seorang penyimak yang duduk manis dan diam dengan mendengar materi pertama yang dibawakan. Tetapi,tidak untuk kedua kalinya saya berdiam dengan menyimpan sejuta pertanyaan yang ada di benak saya.

Setelah istirahat,maka materi kedua dilanjutkan. Dalam hal ini materi kedua sangat menyenangkan karena dibawakan oleh Kak Mul yang bisa berbaur atau mengerti keadaan kami para peserta yang tengah mengantuk ataupun capek sehingga materi yang diberikan tidak sia-sia dengan pengalaman yang lebih banyak tentunya untuk menghadapi mahasiswa. Dalam materi tersebut,saya sangat tertarik sebab ini menyangkut sesuatu yang sangat sakral dan kadang tidak direalisasikan oleh orang-orang yang seharusnya mematuhi itu. Materi "Kode Etik Jurnalistik" dapat saya katakan menyenangkan. Bukan hanya berbicara soal etika saja tetapi lebih pada peraturan yang tercantum didalamnya tentang Wartawan dan point-point penting dalam pekerjaan yang mereka lakukan. Banyak peserta yang tertarik akan materi tersebut,dengan banyak pertanyaan yang disampaikan itu dapat lebih menambah dunia berpikir kita untuk mengemukakan apa yang akan kita sampaikan dengan penyampaian materi seperti itu. Materi kedua pun selesai,dan akan dilanjutkan dengan materi ketiga untuk hari Sabtu tersebut.

Pemateri ketiga ini juga merupakan kakak senior kami di KOSMIK (Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi) yaitu Kak Ammang. Beliau merupakan wartawan di detik.com yang memberikan materi seputar dunia berita online yang sekarang sangat banyak menarik perhatian banyak pembaca. Bahkan saya mengingat kata-kata Kak Ammang yang mengatakan bahwa "mungkin saja beberapa tahun kedepan orang-orang akan beralih ke layanan internet atau online untuk melihat berita dibanding koran atau sebagainya",jelasnya Kak Ammang. Dan ini yang merupakan tantang semua bidang atau pihak,bahwa apakah dunia internet akan mengalahkan semua dunia cetak seperti koran,majalah,dan sebagainya dalam hal penyajian berita juga lainnya. Sebab bukan tak mungkin kan yang dikatakan oleh Kak Ammang itu ada benarnya, bahwa kalau orang-orang semakin lihai atau lincah untuk menggunakan dunia maya seperti itu maka koran dan kawan-kawan bisa saja terdepak dan digantikan oleh berita-berita yang praktis juga cepat. Untuk itu,bukan karena kecanggihan yang dimiliki dunia internet atau alat-alat lainnya yang dapat mengubah semuanya melainkan kecanggihan berpikir manusia yang tak pernah berhenti untuk mencoba hal baru. Dengan persaingan pasar yang cukup ketat,juga tingkat kebutuhan yang tak hentinya maka semua hal itu bisa saja terjadi kan. Inilah yang menjadi PR untuk kita semua dalam meredam keinginan yang terlalu tinggi. Sehingga dunia canggih yang secanggih sekarang pun bisa saja kita ubah dengan secepat apa yang kita inginkan.

Yah,,,,,,mungkin curhat-curhatnya sampai disini dulu. Lain kali kita akan ketemu lagi yah sembilansepuluh untuk cruhatan selanjutnya.....See you... ^_^

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TUGAS Profil Teman


Profil Teman

Wanita berbaju hitam,berbadan besar dan berambut panjang ini sering disapa atau dikenal dengan nama Alvidha Septianingrum. Mba vivi atau Pyonk atau Idha adalah nama panggilan yang biasa disebut teman-teman untuk memanggilnya. Wanita yang lahir pada tanggal 09 Sep'1991 Ujung Pandang ini sangat senang dan gemar dengan yang namanya Bahasa Inggris. Wanita yang dulunya bergaya ala-ala anak metal rock n roll ini,sangat menyayangi keluarganya walaupun terkadang ada masalah keluarga yang sangat memberatkan jiwanya. Tetapi anak kedua dari pasangan Bambang Sastromihardjo dan Rustina ini kelihatan sangat tegar dan kuat dalam menghadapi setiap cobaan yang datang menghalaunya.

Kompleks Maizonet merupakan tempat tinggalnya sekarang. Mba vivi sangat mahir dalam membuat kue-kue kering yang sangat di nanti nantikan oleh anak-anak 2009. Kapan lagi kuenya mba??? hehehehehehehhe. Mba vivi juga termasuk tipikal wanita yang ceria,baik hati, dan punya banyak teman. Dimana-mana selalu saja ada temannya mba vivi. dan mba vivi pernah bilang "yah iyalah anak geol-geol gitu loh,hahahahahahaahahahah". Sampai sekarang saya masih bingung akan hal-hal yang berbaur privasi soal mba vivi. Yah entah dari persoalan cinta,dan lain-lain.

Tapi jangan salah,mba vivi ini juga merupakan tipikal cewek yang tidak mudah jatuh hati pada seseorang,karena sekali sayang huh,,,,,,susah untuk bisa melupakan,tutur salah seorang teman juga yang biasa. Sejak awal saya bertemu dengan mba vivi pada saat PMB Jurusan,dan itu semua berawal dari saya melihat Widy (teman SD saya dulu waktu di Ternate. Karena kita dulu satu lulusan SD saat ayah widy mendapat tugas di Ternate). Dari situlah saya mengenal Titah,Meike,Chiko,Ghina,dan Mba Vivi. Kemudian lambat laun saya merasa enjoy dengan mereka semua,lalu saya juga berkenalan dengan Uya. Lama kelamaan menjadi sebuah cerita tentang sahabat-sahabat saya di kampus. Dan bukan hanya mba vivi,tetapi semuanya memiliki cerita yang cukup banyak untuk diceritakan.

Sekian dulu yah cerita soal mba vivi,nanti di lanjutkan lagi deh. Atau kalau mau tahu lebih lengkap yah klik saja di situs jejaring sosial "Alvidha Septianingrum" kemudian silahkan bertanya sebanya-banyaknya sama mba vivi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PRA TIMELINESS Part.I

Assalamualaikum.Wr.Wb


Hari pertama,saya mengikuti kegiatan BARUGA PRA TIMELINESS. Dan kali pertama juga saya tidak terlambat untuk mengikuti suatu kegiatan. Maksud??? Begini,bukan berarti yang lainnya saya selalu terlambat tetapi just something yang membuat saya terlambat untuk datang. Hari pertama datang banyak kesialan yah,kata kasarnya lah.
Pertama, Kamar bersemut. Entah karena terlalu banyak bungkusan di kamar atau apa saya juga tidak mengerti. soalnya semut di rumahku itu huh,,,,,minta ampun. Nakal sekali...................
Kedua, Menunggu kakak. Saya sudah bangun pagi-pagi,dan ternyata semua pakaian yang mau di pakai belum siap. Dan akhirnya alternative terakhir ialah kakakku. Bukan hanya meminta tolong untuk mengurusi makanan pagiku tetapi pakaian juga,he..he..he..he...
Ketiga, Rok yang saya pakai sobek. Thanks God!!! Kalau soal ini saya no comment. Dan saya meminta tolong lagi sama kaka syukur,sapaan akrab saya buat syukur adriansyah. Oh iya makasih kaka sudah antar ka....... ^_^

Sesampai di ruangan materi pun sudah dimulai,dan saya langsung saja masuk dengan napas yang terengah-engah karena lari menuju ruangan. Dan pada saat masuk,,saya sudah melihat Alien atau Cinde berdiri memperkenalkan diri. Dalam benakku yang pertama yaitu Bingung,BIngung dan Bingung. Kedua, saya bertanya-tanya sama teman disebelah saya. Karena sangat semangat bertanya, tiba giliran saya untuk berdiri,nah itu yang membuat saya kaget. Setelah memperkenalkan diri dan sebagainya,pemateri pun datang. Dan yang membawa materi ialah Kak Dharma dengan judul materi "Dasar-Dasar Jurnalistik". Sebenarnya pada saat memperkenalkan diri,semua peserta di minta alasannya mengapa mengikuti pelatihan tersebut. Alasan saya waktu itu ialah "sebenarnya saya tidak mau mengambil program studi Jurnalistik,karena saya lebih tertarik dengan Public Relations. Akan tetapi,untuk menjadi seorang PR tidak hanya bermodalkan kemampuan berbicara tetapi juga menulis. Untuk itu saya mengikuti kegiatan Baruga ini".

Materi pun dijelaskan satu persatu serta bagian-bagiannya. Banyak pertanyaan yang disampaikan teman-teman peserta pada pemateri dan baiknya semua pertanyaan itu dijawab dengan baik dan jelas meskipun ada yang belum merasa jelas atau sebagainya. Kegiatan tersebut sampai sore pukul 15.30 wita,dengan peserta yang makin hari makin minim tetapi tidak membuat kegiatan terhambat. Timeliness tidak hanya sekedar materi tetapi kita juga di berikan tugas agar peserta dapat lebih memahami akan materi yang disampaikan. Berhubung saya menyinggung soal tugas itu,jadi diary nya sampai disini dulu yah.Karena waktunya membuat tugas yang merupakan amanat dari Kak Emma.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS